Ochansan’s Weblog

Haus Bandwidth ??.. pakai Broadband (Speedy vs Fastnet vs Max3)

Posted on: Mei 15, 2011

It’s 2011..!!!.. Sadar gak ?.. kalo semakin hari, besar data yang dipakai untuk “internet”an semakin lama semakin tinggi.. ?? dari sekedar chatting yang consume sekitar 10 mb selama 1 jam, browsing website – website yg asyik sekitar 30- 60 mb / jam, video call via skype or ym or other IM sekitar 30 mb / jam,  atau bahkan nonton film kualitas setara High Definition (HD) up to 1 gb / jam….

Dengan semakin besar jumlah bytes yang dibutuhkan untuk me-“nikmat”-i internet, lalu bagaimana cara mendapatkan koneksi internet’nya ?? Berikut di paparkan beberapa penyedia internet yang menurut kasat mata termasuk penyedia pita lebar alias broadband internet… kontestan kali ini adalah…. Telkom Speedy ….. Fastnet… dan Max3…   mari kita mulai.. !!

Round #1 : Price List

Telkom Speedy

Biznet Max3Firstmedia Fastnet

Whoaah.. first round langsung masalah Price ?.. hmm oke lah.. skip dulu.. next round…!!

Round #2 : Speed

Kriteria ini hanya melihat dari sisi seberapa PD si provider untuk unjuk gigi soal broadband-nya..

Telkom Speedy, punya “up to 384 , 512 kbps, 1, 2, dan 3 Mbps” .. variatif pilihan speed.

Biznet Max3, punya 768 Kbps”, “20 Mbps”.. hoaawww.. loncatan kelas speed yg cukup mengiurkan.. langsung ke 20 Mbps.. nyum…

Firstmedia Fastnet, punya “up to 1, 2 , 3, 6 , dan 20 Mbps”.. variasi speed yang di sesuaikan  kebutuhan pelanggan..

Winner of this round…. i choose Max3  , why ??!.. heloouww.. we’re talking broadband here… untuk nonton video kualitas HD tanpa putus (nunggu).. speed menjadi faktor paling penting.. dengan loncatan 768 kbps ke 20 Mbps.. rasanya itu sudah dramatis sekali..

Round #3 : Modem ?

Speedy => tersedia pilihan Standar dan Wireless..

Max3 => hmm.. not sure antara pakai modem dulu atau hanya siapkan Rj45/wifi…. tapi yg jelas harus berada di coverage area biznet…

Fastnet => pakai modem ADSL2 selama berada di coverage area

Winner : Speedy , dengan pilihan Wireless, semakin mempermudah mendapatkan pita lebar dimana saja….

Round #4 : Quota

Speedy, dengan aturan “semi-unlimited” dan “unlimited”… hmm.. knapa quota-nya begitu y ??

Max3, tersedia paket quota “2.500, 6.250, 15.000, 30.000 dan 60.000 MB .. hmm.. tidak dijelaskan apakah pakai prinsip “fair use” atau tidak..

Fastnet, tidak ada quota..

Winner : Fastnet , why ??.. remember!!! i need a broadband internet.. jadi dengan speed yg tinggi, semakin besar pula bytes yang bisa sampai ke PC / Laptop … jadi knapa harus di limit ??  …..

Round #5 : Sharing internet

Hmm.. terkadang kriteria ini tidak begitu penting, karena kalo di sharing berarti pita lebar akan terbagi – bagi.. hehehehe *egois mode : on *

Speedy, Max3, Fastnet : tidak mencantumkan apakah bisa di share atau tidak… tetapi berdasarkan beberapa info dan coba, ketiga-nya bisa di share dengan melalui router yang dipasang setelah modem..

Winner : draw

Round #6 : How to connect ?

Speedy => telepon nomor telkom ke 147

Max3 => Call Center 500988

Fastnet => coba liat di website-nya..

Winner : draw ,  proses-nya telpon ke marketing / cs untuk di konek..

Round #7 : Additional Value Added

Speedy, berhubung ini grup Telkom, tersedia juga Telkom Flash, untuk yang lebih mobile

Max3, di promo-nya menulis dapat “dynamic IP Public”.. guna’nya ??.. ya kalo mo remote PC/Laptop dari PC / laptop lain jadi lebih mudah untuk dilakukan…

Fastnet, ada pilihan paket TV

Winner : draw, … why ??.. i don’t need those additional values.. hehehehe…..

So.. who is the winner among all round ?!… silahkan tentukan sendiri…

cheeeerrrsss!!!

Iklan

13 Tanggapan to "Haus Bandwidth ??.. pakai Broadband (Speedy vs Fastnet vs Max3)"

Thank master atas sharenya

numpang share gan buat yang ingin berlangganan internet unlimited tnpa kuota Fastnet / First media bisa kunjungi blog ane http://daftarfirstmediajkt.blogspot.com/

gimana soal coverage area????

Hmmm… Untuk coverage area sampai saat ini, masih Speedy dgn jaringan telkomnya… Klo Biznet dan Fastnet, ya masih area tertentu sja…

terima kasih bro

perbandingannya kok ga Balance yah,,
ini sih buat segment rumah saja x yah…

mungkin bisa di tambahkan kelebihan dan kekurangan dari segi pelayanan customer care-nya + speed serta piranti yang di gunakannya juga baru lebih afdol x yah…

kalau bahas isp tanpa bahas bandwith dan piranti serta kecepatan dan keunggulannya ,,
itu bagaikan sayur tanpa garam kali yah…

contohnya :

Biznet menggunakan Kabel FIBER OPTIC dan HFC (Tergantung Area)
Speedy menggunakan Kabel HFC
FastNet menggunakan kabel HFC

masing2 paket dari isp memiliki jenis IP yang berbeda
dari yang IP Dynamic Public dan Statik serta Private

untuk Infrastrukturnya :

Biznet : Infrastruktur Sendiri
Speedy : Infrastruktur Sendiri
Fastnet : Infrastruktur Kerjasama dengan LinkNet dan Telkom

*mohon maaf jika ada yang salah dan mohon di perbaiki untuk informasi kita bersama

demikian info yang dapat saya bagi untuk perbandingan ISp yang menggunakan Kabel

Hi Panda,

Terima kasih atas masukannya..

Banyak hal yang bisa dibandingkan dari provider – provider tersebut, tapi…..
Untuk perbandingan yang dilakukan saat itu, saya berdasarkan yang di promosikan melalui site resmi masing – masing ISP dan dilakukan untuk menambah referensi bagi penguna personal yang sedang pilih – pilih provider.

Mungkin lain waktu (or ada yg mau sponsorin), bisa dilakukan perbandingan dengan tools pembanding yang lebih akurat.

😀

Saya vote FIRSMedia murah bro… Unlimited 1MBps luamayan buat rumahan + TV Cable + Gratis install & Device + Beli router sendiri 100rb udah bisa share ke HP, IPAD dll sekeluarga bisa ngenet semua… hehehe…AJIB…. (bukan promosi tapi share pengalaman sendiri… kl bro lain mau ngasih testi silahkan, sementara ini FM pilihan ane)

TVnya sekarang kebanyakan iklan. Tidak sampai 5 menit muncul iklan apps yang sudah terkenal. Buat apa? Sangat mengganggu sih terutama untuk nonton balapan yang lagi LIVE, mendadak layar gelap dan keluar iklan aplikasi di tengah-tengah layar. Untuk mematikannya harus klik tanda X di iklan tsb. so boring.

ah udah kapok pake speedy.. layanannya kurang bagus, komplain dibilang 3 hari akan ada petugas dateng, taunya gak dateng2.

saya pernah langganan spedy dan first media,dan menurut saya bagus firstmedia,dari segi apapun,pelayanan,kualitas,atau apapun,terlebih faktor pembayaran jauh lebih murah banget,layanan cepat,saya pakai firstmedia bandwith 3mbps cuma 250rb bersih dapat chanel tv segala gak ada tambahan gono gini tiap bulan,kecepatan stabil,kalau speedy apa sanggup harga segitu dapat bandwith 3mbps?

kok saya jarang denger max3 ya? apa karena di daerah rumah saya jarang yang pake ya

Aku Pakai First Media Mantep Gan Kenceng Murah Gak Kaya Speddy Ada Kuotanya Kalo FM gak ada

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Mei 2011
S S R K J S M
« Mar   Nov »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

Blog Stats

  • 294,260 hits

Tweet weet me

RSS RSSMix.com Mix ID 3217006

  • The rise and rise of supergiant rounds Februari 25, 2018
     With more money flowing into a shrinking number of deals, the average startup funding round is getting bigger. And it’s not by a small margin, either. Supergiant funding rounds are coming to dominate the funding landscape at all stages. Here we take a look at this growing phenomenon, what it means and what might be happening “under the hood” in supergiant s […]
    Jason Rowley
  • GoBee Bike throws in the towel in France Februari 25, 2018
     Bike-sharing startup GoBee Bike is giving up and shutting down in all French cities where it operates. GoBee Bike operates just like Chinese giants Ofo and Mobike. You open the app, you find a bike on the map and you unlock it by scanning a QR code. Once you’re done, you lock it again and leave it there — there’s no dock. And yet, the startup is blaming van […]
    Romain Dillet
  • What does it take to be a startup that raises huge sums quickly? Februari 24, 2018
     Some founders toil for years to secure a meager seed round. Others seem to go from launch to a massive fundraise in no time. Why is that, and how does one get into that second group? There’s no single formula, of course. But data indicates it helps to be famous, involved in a hot technology sector or working to cure cancer. Read More
    Joanna Glasner
  • The intensifying battle for Africa’s burgeoning tech landscape Februari 23, 2018
     Long gone are the days when Africa was disparagingly regarded as the White Man’s Burden. Today, Africa is the continent with the youngest demographic in the world, on the brink of a technical renaissance — yet the world’s tech titans are floundering to understand and gain a foothold in this market. Read More
    Monique Maddy
  • Eden acquires OrgOrg, a social network for office managers Februari 23, 2018
     Eden, the office management and tech support platform, has today announced the acquisition of OrgOrg, a social network for office managers to recommend, discuss, and review vendors and products. The terms of the deal were not disclosed. Eden founder and CEO Joe DuBey explained to TechCrunch that a growing number of on-boarding clients said that they had ori […]
    Jordan Crook
  • Tesla wants to install chargers at the office Februari 23, 2018
     Tesla expects to sell 100,000 electric vehicles in 2018. But electric vehicles don’t make much sense unless chargers are easily accessible and convenient. That’s why Tesla is introducing the Workplace Charging program. It will allow offices and business to apply for a Wall Connector to be installed in the company garage or parking lot. And, except for the a […]
    Jordan Crook
  • Split raises $17M for its product experimentation platform Februari 23, 2018
     Split announced this morning that it’s raised $17 million in Series B funding. The round was led by Lightspeed Venture Partners, with participation from Accel Partners and new investor Harmony Partners. Split has now raised a total of $26.8 million. The startup allows companies to test out new features and deliver them in a targeted way to select groups of […]
    Anthony Ha
  • Bump is a peer-to-peer marketplace for streetwear Februari 22, 2018
     As the streetwear and sneaker industry continues to explode in popularity, we’re seeing more and more startups popping up to service the industry — all from slightly different angles. Meet Bump, a peer-to-peer take on a streetwear marketplace. Founded six months ago in the U.K. and now part of Y Combinator’s Winter ’18 batch, the startup already has more th […]
    Fitz Tepper
  • Snips brings its privacy-focused voice assistant to cars Februari 22, 2018
     French startup Snips is announcing two things for its voice assistant SDK. First, the company is showing off an interesting use case in Nuremberg with a Snips-powered voice assistant in a car. Second, you can now build voice assistants in German. Read More
    Romain Dillet
  • MyBagCheck lets you drop off your bags anywhere Februari 22, 2018
     MyBagCheck is a clever system that ensures you’ll be able to spend those extra few hours in a foreign city without having to lug around 50 pounds of Samsonite. The founder, Micah B. Lewis, created the app to allow people who have bags to get those bags picked up and stored during the day, something every traveler would love. The app is self-funded and Lewis […]
    John Biggs
Iklan
%d blogger menyukai ini: